Tragedi Susur Sungai di Ciamis, MTs Harapan Baru Sampaikan Permohonan Maaf
"Permohonan maaf juga baru disampaikan saat ini sehubungan kami kemarin masih fokus pada penanganan korban dan masalah terkait dengan kejadian ini. Oleh karena itu, dimohon maklum adanya," ucap Idah Faridah.
"Sehubungan masih dalam suasana berkabung maka untuk kegiatan belajar mengajar atau KBM di MTs Harapan Baru dilaksanakan di rumah masing-masing terhitung sejak tanggal 18 sampai 23 Oktober 2021 dengan diisi doa dan ibadah bersama keluarga sebagai bentuk pemulihan dan pendekatan trauma healing pascakejadian. Semoga musibah ini adalah musibah yang terakhir," ujar Kepala MTs Harapan Baru.
Diketahui, 11 siswa MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung, Ciamis meninggal akibat terseret arus dan tenggelam di Sungai Cileueur, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis pada Jumat 15 Oktober 2021 sore.
Saat itu, para korban dari kelas 7 dan 8 sekolah tersebut mengikuti latihan Pramuka berupa susur sungai. Berikut detik-detik peristiwa itu terjadi seperti disampaikan pembina pramuka Ropiah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Elin.
Kegiatan Pramuka berupa susur Sungai Cileueur, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, diikuti 150 siswa MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Ciamis dari kelas 7 dan 8. Anak-anak usia 12 dan 13 tahun itu turun ke sungai dipandu oleh pembina Pramuka, salah satunya, Ropiah.