Tragedi Miras Oplosan di Bandung, 89 Korban Kritis dan Sudah 33 Tewas
BANDUNG, iNews.id - Korban minuman keras (miras) oplosan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat terus bertambah. Data terbaru pada Selasa (10/4/2018) pagi, jumlah total korban jiwa akibat menenggak minuman setan itu sudah mencapai 33 orang. Jumlah korban tersebut berasal dari Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka sebanyak 30 orang, sedangkan di RSUD Majalaya 3 orang.
Pantauan iNews, para korban miras oplosan masih terus berdatangan ke rumah sakit. Hingga saat ini tercatat, sudah ada 89 orang yang dirawat dan 33 di antaranya meninggal dunia.
"Korban tewas di RSUD Cicalengka menjadi 30 orang, yang lainnya masih ada yang dirawat. Total pasien yang masuk 89 sejak Kamis lalu sampai hari ini," kata Dirut RSUD Cicalengka, Yani Sumpena di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/4/2018).
Selain di Cicalengka, RSUD Majalaya juga merawat korban miras oplosan. Total hingga saat ini, RSUD Majalaya telah merawat 26 korban miras oplosan. Sebanyak 22 orang dirawat intensif, satu orang sudah pulang, dan tiga meninggal dunia. Sehingga dari kedua rumah sakit itu, sudah 33 jiwa meregang nyawa akibat mengonsumsi miras tersebut.
Melihat angka korban yang fantastis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Tragedi miras oplosan yang menewaskan puluhan orang ini menjadi atensi serius pemerintah.