Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Jip Wisata Bromo, Ini Nama-namanya
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Miras Oplosan Mencapai 23 Orang

Senin, 09 April 2018 - 16:39:00 WIB
Korban Tewas Miras Oplosan Mencapai 23 Orang
Korban meninggal dunia akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) terus bertambah. (Foto: Mujib Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sejumlah Korban selamat pesta minuman keras (miras) oplosan ginseng masih menjalani perawatan di dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikopo Cicalengka dan RSUD Majalaya. Jumlah tewas akibat miras oplosan tersebut telah mencapai 20 meninggal dunia.

Direktur Utama RSUD Cicalengka Yani Sumpena mengatakan, korban miras oplosan yang masuk hingga Senin (9/4/2018) mencapai 45 orang. Dari jumlah tersebut 20 meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan intensif.

"Korban mulai masuk RSUD Cicalengka sejak 6 April hingga siang ini mencapai 45 orang. Mereka mengalami keluhan yang sama," kata Yani saat menggelar jumpa pers di Aula RSUD Cicalengka, Senin (9/4/2018).

Dia menerangkan, saat ini pasien yang ada di RSUD Cicalengka sebanyak 17 orang dengan rincian delapan menjalani rawat inap dan 11 orang menjalani perawatan intensif di ruang instalasi gawat darurat (IGD). Sementara, dari total pasien yang datang empat orang memilik pulang paksa atas permintaan sendiri dan dua pasien dirujuk ke RS Hasan Sadikin. Yani menambahkan, para korban mengalami keluhan yang sama yakni mata kabur, pusing, mual dan muntah.

Kasus miras oplosan yang mengakibatkan 20 orang tewas tersebut memaksa pihak rumah sakit membuka posko dan bilik khusus menerima kemungkinan adanya pasien dengan gejala serupa. "Kami akan siapkan blok khusus yang terpisah dengan pasien lain. Kami punya pasien lain yang harus dijaga. Kami siapkan ruangan yang bisa menampung 20 pasien untuk antisipasi pasien bertambah," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut