TKW asal Cianjur Hilang Kontak selama 17 Tahun, Keluarga Tak Lelah Mencari
Sampai saat ini, dirinya tidak mengetahui keberadaan ibunya tersebut di Hongkongnya di kota apa. Namun, Mutia sempat mendengar cerita neneknya pada tahun 2006 bahwa Yuli sudah tidak betah bekerja di majikannya.
"Hampir satu tahun ini saya mencari ibu bersama suami saya, saya yakin ibu masih hidup," katanya.
Bahkan, dirinya bersama suaminya Muhamad Eflin Fadilah (24) mencari ibunya di media sosial. "Upaya mencari di media sosial sudah, sempat ada yang mirip foto namun ternyata bukan," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Astakira Cianjur, Ali Hildan, membenarkan bahwa mendapat pengaduan TKW yang hilang kontak. Dia mengaku akan menindaklanjuti pengaduan tersebut.
"Kita pasti tindaklanjuti permasalahan PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang hilang kontak ini. Namun kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas terkait mulai dari BP2MI, KBRI Hongkong, Kemenlu, dan kementrian," kata Ali.
Ali mengungkapkan, permasalahan PMI yang hilang kontak sering terjadi dan banyak pengaduan masuk ke Astakira. Permasalahan tersebut harus ditangani bersama.
"Pengaduan PMI yang hilang kontak sangat banyak. Hal itu harus menjadi perhatian bersama, baik itu pemerintah maupun masyarakat," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi