Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Minta Petugas Jaga Pintu Masuk Indonesia Pastikan PPLN Masuk Karantina
Advertisement . Scroll to see content

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bandung, Kapolri: Ini Syarat Wajib PTM 100 Persen 

Jumat, 07 Januari 2022 - 13:54:00 WIB
Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bandung, Kapolri: Ini Syarat Wajib PTM 100 Persen 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna foto bersama warga. (Foto: DIV HUMAS POLRI)
Advertisement . Scroll to see content

Namun di sisi lain, ujar Sigit, guna mewujudkan pembelajaran secara tatap muka langsung, harus ada jaminan kesehatan dan imunitas terhadap anak dari bahaya paparan virus corona. Salah satunya adalah dengan memberikan suntikan vaksin. 

Penguatan imunitas terhadap anak, kata Sigit juga akan memberikan jaminan kesehatan kepada orang tua dan orang-orang yang ada di dalam lingkungan keluarganya. Sehingga, tidak perlu ada rasa khawatir munculnya klaster keluarga ketika PTM 100 persen diberlakukan. 

"Kita ingin anak-anak kita segera melakanakan tatap muka. Namun disisi lain, kita harus yakin anak-anak kita sudah dibekali vaksinasi atau imunisasi. Sehingga memiliki imunitas dan kekebalan. Sehingga saat melaksanakan aktivitas aman tidak menjadi carrier karena saat kembali biasanya bertemu orang tua, nenek atau kakek. Dan juga memiliki posisi rentan apabila tidak diberikan imunisasi atau vaksinasi," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Kapolri menuturkan, vaksinasi meningkatkan imunitas seseorang dan juga dapat mencegah atau mengurangi fatalitas dari bahaya varian Covid-19, seperti Delta dan Omicron. Karena itu, akselerasi vaksinasi merupakan tantangan bagi seluruh stakeholder.

"Karena dari pemeriksaan terhadap masyarakat yang sudah divaksin terkena varian baru, gejala yang kemudian didapatkan rata-rata OTG (orang tanpa gejala) atau gejala ringan. Artinya, vaksin betul berikan perlindungan kepada masyarakat terhadap serangan varian Covid-19, Delta ataupun Omicron," tutur Kapolri. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut