Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bandung, Kapolri: Ini Syarat Wajib PTM 100 Persen
Namun di sisi lain, ujar Sigit, guna mewujudkan pembelajaran secara tatap muka langsung, harus ada jaminan kesehatan dan imunitas terhadap anak dari bahaya paparan virus corona. Salah satunya adalah dengan memberikan suntikan vaksin.
Penguatan imunitas terhadap anak, kata Sigit juga akan memberikan jaminan kesehatan kepada orang tua dan orang-orang yang ada di dalam lingkungan keluarganya. Sehingga, tidak perlu ada rasa khawatir munculnya klaster keluarga ketika PTM 100 persen diberlakukan.
"Kita ingin anak-anak kita segera melakanakan tatap muka. Namun disisi lain, kita harus yakin anak-anak kita sudah dibekali vaksinasi atau imunisasi. Sehingga memiliki imunitas dan kekebalan. Sehingga saat melaksanakan aktivitas aman tidak menjadi carrier karena saat kembali biasanya bertemu orang tua, nenek atau kakek. Dan juga memiliki posisi rentan apabila tidak diberikan imunisasi atau vaksinasi," ujar eks Kabareskrim Polri itu.
Kapolri menuturkan, vaksinasi meningkatkan imunitas seseorang dan juga dapat mencegah atau mengurangi fatalitas dari bahaya varian Covid-19, seperti Delta dan Omicron. Karena itu, akselerasi vaksinasi merupakan tantangan bagi seluruh stakeholder.
"Karena dari pemeriksaan terhadap masyarakat yang sudah divaksin terkena varian baru, gejala yang kemudian didapatkan rata-rata OTG (orang tanpa gejala) atau gejala ringan. Artinya, vaksin betul berikan perlindungan kepada masyarakat terhadap serangan varian Covid-19, Delta ataupun Omicron," tutur Kapolri.