Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Minta Pusat Beri Pemprov Kewenangan Distribusi Vaksin, Ini Alasannya 
Advertisement . Scroll to see content

Tingkat Kematian Pasien Covid-19 di Jabar Terendah se Jawa-Bali, Ridwan Kamil: Hanya 1,59 Persen

Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:32:00 WIB
Tingkat Kematian Pasien Covid-19 di Jabar Terendah se Jawa-Bali, Ridwan Kamil: Hanya 1,59 Persen
Pemakaman pasien Covid-19. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Varian Delta ini membuat tingkat kematian lebih cepat. Dari rata-rata 10-12 hari tingkat fatalitasnya sekarang lebih cepat jadi 4-5 hari. Itu lah yang menyebabkan kasus di IGD sangat berat baru ke rumah sakit," tutur Gubernur.

Pasien Covid-19 di Jabar yang meninggal dunia, kata Kang Emil, umumnya memiliki penyakit bawaan atau komorbid, seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan atau kombinasi. 

Kang Emil mengatakan, untuk menekan tingkat kematian pasien Covid-19, Pemprov Jabar pun menyediakan fasilitas telekonsultasi melalui aplikasi Pikobar hingga pemberian obat-obatan dan oksigen gratis, khususnya bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Sebab, sekitar 80 persen pasien Covid-19 di Jabar menjalani isoman. 

Pemprov Jabar pun sudah memiliki 25.000 orang pelacak (tracer) yang terdaftar. Mereka berasal dari Pemprov Jabar, TNI, dan Polri ditambah 120.000 tracer dari PKK dan Karang Taruna. 

Para tracer itu bertugas untuk melacak orang-orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19, agar potensi penularan COVID-19 dapat ditekan. "Pelacakan kontak erat kita (saat ini) 1 berbanding 5,5 dan akan tingkatkan menjadi 1 berbanding 8 atau 1 berbanding 10," ucap Kang Emil. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut