Tim Siber Mabes Polri dan Polda Jabar Usut Peretasan Website Kejari Garut
"Website itu hanya menampilkan fitur pelayanan dan informasi. Namun nonaktifnya website tidak terlalu mengganggu pelayanan kejari. Masyarakat masih dapat terlayani dengan baik," kata Kasi Intelijen Kejari Garut
"Kami sudah melaporkan kejadian tersebut, baik ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat maupun ke Kejaksaan Agung melalui Pusat Penerangan Hukum dan Pusat Daskrimti," ujar Irwan Ganda Saputra.
Diketahui, hacker mengubah isi website dari web Kejari-Garut.go.id dengan tulisan 'Bubarkan Satgassus Merah Putih' dan mengunggah berita-berita sensitif terkati kasus penembakan Brigadir Yosua.
Pascaperetasan, situs resmi Kejari Garut di laman https://kejari-garut.go.id/v1/, menghilang pada Rabu (3/8/2022) sore. Website Kejari Garut itu tak bisa diakses. Pada laman pertama website tertulis '404 not found'.
Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI), akun Twitter @kripikripik mentwit kabar itu pada pukul 15.10 WIB. "Kejari Garut diretas sama akun opossite," twit akun ini saat mengunggah sejumlah tangkapan layar website sebelum menghilang.
Di tangkapan layar pertama, tulisan "selamat datang di Negeri Wakanda" di halaman website. Di bawahnya, terdapat sejumlah foto-foto Kadiv Propam Polri non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo beserta foto istri, Putri Candrawati, dan foto jenazah Beigadir Yosua.
Pada tangkapan layar berikutnya, terdapat pula tulisan 'Save Brigadir Yosua klik untuk masuk ke Negeri Wakanda'. Di unggahan terakhir, menampilkan tangkapan layar bertuliskan 'Bubarkan Satgassus Merah Putih' dan "Save Brigadir Yosua".
Editor: Agus Warsudi