Tetangga di Bekasi Bantai Pasutri Pakai Linggis, Diduga karena Dendam
"Saya masuk nyalain lampu pelaku pegang linggis, saya kaget langsung lari takut dihajar," kata Ucu.
Usai membantai korban, Ucu menyebut pelaku bersembunyi di belakang pintu rumah kontrakannya. Namun warga berhasil melawan pelaku, kemudian diikat karena mencoba melukai warga lain.
"Dipegangin 5 orang kuat juga, sambil teriak saya tidak apa-apa dibunuh, ikhlas ridho. Waktu kaki diikat tidak melawan," ucapnya.
Menurut Ucu, korban dan pelaku sering berbicara santai dan minum kopi bersama, sehingga belum diketahui motifnya. Pelaku diketahui akhir pekan ini sering minta maaf kepada Ucu, jika mempunyai kesalahan.
"Masalah pribadi atau apa tidak ada. Biasa saja, ngobrol, ngopi. Perubahan sikap pelaku juga tidak ada, selama 2 hari ini saya pulang jualan minta maaf kalau ada kesalahan," katanya.
Atas kejadian itu, Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lokasi rumah kontrakan korban juga dipasang garis polisi.
Pelaku Andriyanto dan barang bukti linggis dibawa petugas untuk penyelidikan lebih lanjut.
Editor: Faieq Hidayat