Tersesat gegara Google Maps, Truk Trailer Nyaris Masuk Jurang di Sukabumi
Petugas Satlantas Polres Sukabumi yang menerima informasi adanya truk yang menutup jalan di Tanjakan Cisarakan langsung bergegas ke lokasi dan meminta bantuan petugas truk derek untuk mengevakuasi truk tersebut.
"Alhamdulillah truk sudah kami evakuasi sekitar 45 menit dan arus lalu lintas di Jalur Alternatif Palabuhanratu-Cikidang sudah kembali lancar," tutur Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.
Ipda M Yanuar Fajar mengimbau kepada pengendara, baik yang hendak ke wilayah Sukabumi maupun Bogor dari arah Palabuhanratu untuk memperhatikan rambu dan petunjuk arah.
Selain itu, kendaraan yang kondisinya tidak prima diimbau untuk tidak melewati jalur alternatif Palabuhanratu-Cikidang sebab rawan kecelakaan karena jalur tersebut terdapat banyak tanjakan ekstrem, tikungan dan turunan yang curam.
Sementara, Amin, sopir truk trailer mengatakan, tidak mengenal jalan yang dilalui. Kemudian berinisiatif menggunakan Google Maps. Awalnya jalan yang dilalui tidak ekstrem namun saat di perempatan lampu merah diarahkan ke atas (jalur alternatif Palabuhanratu-Cikidang).
Amin pun sempat terkejut karena jalannya menanjak dan terdapat tikungan tajam. Saat tiba di Tanjakan Cisarakan, truk yang dikendarainya tidak kuat menanjak dan sempat beberapa kali mundur.
"Saya mencoba memutar arah tapi tidak berhasil. Akhirnya truk trailer malah melintang di tengah jalan," ujar Amin.