Terlambat Bawa ke RS, Balita Positif DBD di Cimahi Meninggal
CIMAHI, iNews.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Cimahi, Jawa Barat (Jabar), merenggut nyawa seorang balita. Korban meninggal meski telah mendapat perawatan intensif selama 24 jam.
Informasi yang dirangkum iNews, pasien yang tak terselamatkan itu bernama Muhammad Riski Aditya, seorang balita berusia 5 tahun warga Kelurahan Cigugur tengah, Kecamatan Cimahi Tengah. Kondisinya kritis saat dibawa keluarga untuk mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat.
Meski sudah mendapat perawatan, namun trombosit balita malang itu telah turun drastis dari seharusnya 150.000 microliter menjadi 4.000 microliter. Akhirnya, balita Riski pun mengembuskan napas terakhir dalam perawatannya, Kamis (24/1/2019).
Direktur RSUD Cibabat Trias Nugrahadi mengungkapkan, pasien datang diantar keluarganya pada Rabu (23/1/2019) pukul 10.00 WIB. Saat itu kondisinya lemah karena telah demam memasuki hari keenam. Sejak datang, balita Riski mendapat penanganan intensif di ruang intensive care unit (ICU). Namun kondisinya tak kunjung membaik hingga dinyatakan meninggal setelah 24 jam perawatan.
“Trombositnya rendah dan turun drastis sejak datang karena sudah memasuki demam hari keenam. Tim medis sudah berupaya menolong dan menangani maksimal,” ujar Trias di RSUD Cibabat, Jumat (25/1/2019).