Tanggapi Polemik Wayang Haram dan Harus Dimusnahkan, Ketua PDIP Jabar Bilang Begini
Diketahui, tutur Ono Surono, wayang berperan besar dalam membentuk masyarakat di Nusantara dan khususnya Jawa Barat. Upaya menghilangkan wayang adalah tindakan tidak patut dan tidak cerdas.
Upaya pengaburan jejak sejarah kebudayaan adalah model penjajahan gaya baru dengan cara menghilangkan dan memanipulasi kesadaran kolektif masyarakat akan identitas dirinya.
"Sejatinya sebagai manusia Indonesia yang berakal kita tidak mudah menuduh hasil olah pikir yang dimanifestasikan dalam bentuk kesenian khususnya wayang dianggap sesat, karena sejatinya budaya tanpa agama tidak bagus. Agama tanpa budaya tidak tepat. Sehingga jika bersama, budaya dan agama tentu akan menjadi seimbang dan sangat baik,' tutur Ono Surono.
Berkepribadian dalam kebudayaan, kata Ketua DPD PDIP Jabar, merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjalanan bangsa. Kebudayaan, khususnya wayang hasil olah pikir dan fisik masyarakat untuk menjalani kehidupan sebagai manusia berbudaya. Dalam kesenian wayang terdapat tata nilai yang layak dan perlu diserap, dipedomani, dan diamalkan dalam kehidupan.
Sejarah, kata Ono Surono, telah membuktikan agama dan budaya dapat berjalan beriringan tanpa saling mengerdilkan "Dalam banyak literasi sejarah pun kita bisa temukan fakta, seni tradisi wayang telah menjadi salah satu media penyebaran Islam di Nusantara, khususnya bagi masyarakat Sunda di Jawa Barat. Agama Islam tersebar luas di nusantara dengan pendekatan budaya. Kiranya hal tersebut dapat menjadi kesadaran bersama sebagai sebuah bangsa," ucap Ketua PDIP Jabar.