Staf Presiden Kunjungi Kawasan Hulu Sungai Citarum, Ini yang Mereka Lakukan
"Di lahan-lahan milik Perhutani, ditaman pohon keras yang ditumpangi tanaman kopi. Kopi memiliki nilai ekonomis tinggi. Diharapkan, ke depan masyarakat tidak lagi bertani sayuran dan beralih ke kopi, sehingga beban sedimentasi terus berkurang," kata dia.
Satgas Citarum Harum juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat di wilayah hulu Sungai Citarum mengingat masih banyak masyarakat yang membuang limbah domestiknya ke sungai.
"Kami berpesan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hulu untuk terus memelihara hutan, agar sumber air terpelihara. Untuk limbah domestik, kami juga imbau agar warga mengurangi embuang limbah rumah tangganya ke sungai. Buat dulu setidaknya safety tank dan IPAL komunal, termasuk mengurangi limbah plastik," tutur Dedi.
Dedi menyatakan, di bagian hilir, penegakan aturan terus dilakukan. Hasilnya, penanganan pencemaran akibat limbah industri kini sudah lebih baik dibandingkan sebelum ada program Citarum Harum.
"Kepatuhan industri sudah mulai bagus, walaupun masih ada juga yang nakal, ngumpet saat malam atau hujan membuang limbah secara langsung ke sungai. Ini harus dikejar oleh petugas lapangan," ujarnya.
Editor: Agus Warsudi