Sosok Buya Syafii di Mata Dedi Mulyadi: Beliau Tokoh Bangsa Sederhana, Humanis tapi Kritis
Kang Dedi Mulyadi pun meminta seluruh masyarakat untuk mendoakan dan meneladani sosok Buya Syafii sebagai tokoh bangsa Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, cendekiawan Muslim Indonesia, Ahmad Syafii Maarif atau yang biasa dipanggil Buya Syafii meninggal di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Sabtu (14/5/2022).
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut diketahui sempat mengalami sesak napas sehingga perlu untuk menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut. Pria kelahiran Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau pada 31 Mei 1935 ini anak bungsu dari 4 bersaudara. Ayahnya adalah kepala suku kaumnya.
Semasa hidupnya dia menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi termasuk di luar negeri seperti Dosen senior (pensyarah kanan) di Universitas Kebangsaan Malaysia pada 1990-1994 dan Profesor tamu di McGill University, Kanada pada 1992-1994.
Dia juga sempat menjadi Wakil Ketua PP Muhammadiyah pada 1995-1998 dan Ketua Umum PP Muhammadiyah pada 2000- 2005. Usai meninggalkan posisi jabatan Ketum PP Muhammadiyah, dia lebih aktif di Maarif Institute yang juga didirikannya.