Soal KTP WNA China, KPU Cianjur Akui Salah Input Data DPT
CIANJUR, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, Jawa Barat, mengakui adanya kesalahan input data Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019. Kesalahan tersebut berakibat fatal karena nomor induk kependudukan (NIK) WNA China yang sudah memiliki KTP tercantum meskipun dengan nama yang berbeda.
Komisioner KPU Cianjur, Anggy Shopia Wardany mengatakan, dari pembuktian yang ada nama dan alamat Bahar warga Kelurahan Sayang, sesuai dengan identitas di DPT, namun data NIK yang terinput bukan milik Bahar melainkan WNA asal China.
"Ada kesalahan dalam input data tepatnya untuk NIK. KPU akan segera memperbaiki kesalahan input data tersebut, termasuk memeriksa data belasan WNA lain, untuk mencegah adanya kesalahan serupa dimana NIK mereka masuk dalam DPT," katanya, Selasa (26/2/2019).
Anggy mengatakan, untuk 16 WNA lainnya, KPU akan melakukan verifikasi guna mencegah hal serupa. Namun pada prinsipnya KPU bukan memasukkan WNA yang bekerja di Cianjur sebagai pemilih, tetapi murni kesalahan dalam input data NIK.
Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan, KTP elektronik WNA tersebut telah di kroscek ke Kantor Imigrasi dan Disdukcapil Cianjur dan membenarkan telah memberikan KTP tersebut sesuai dengan persyaratan dan kelengkapan.