Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Suap Auditor BPK Jabar, Ade Yasin Minta Dihadirkan di Pengadilan Tipikor Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Sidang Suap Ade Yasin, Saksi Sebut Ada Pertemuan di Pendopo terkait Temuan BPK

Rabu, 03 Agustus 2022 - 15:55:00 WIB
Sidang Suap Ade Yasin, Saksi Sebut Ada Pertemuan di Pendopo terkait Temuan BPK
Sidang pemeriksaan saksi perkara suap Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di Pengadilan Tipikor Bandung. (FOTO: iNews/DICKY WISMARA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Lima saksi dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang perkara dugaan suap terhadap auditor BPK Jabar dengan terdakwa Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin di Pengadilan TIpikor Bandung, Rabu (3/8/2022). Kelima saksi itu merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor. 

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi tersebut merupakan pertama digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, pascaputusan sela yang dibacakan majelis hakim pada Senin (1/8/2022). 

Rencananya, JPU KPK menghadirkan 40 saksi dalam agenda sidang pembuktian. Namun, tahap pertama, dihadirkan lima saksi. Salah satu saksi, Andri Hadian yang merupakan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor memberikan keterangan seputar pertemuannya dengan terdakwa Ade Yasin pada Maret 2021 di Bendopo Bupati Bogor.

Saat itu, saksi Andri Hadian bertemu dengan Ade Yasin bersama tiga orang lain, yaitu Ihsan Ayatullah, Ruli Faturhman, dan Ferry Syafari, sebagai Kasubdit BPKAD Kabupaten Bogor.

"Pertemuan (dengan Ade Yasin) di pendopo untuk mengondisikan temuan BPK (Kantor Wilayah Badan Pemeriksaan Keuangan Jabar) terkait laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Kabupaten Jabar tahun anggaran 2021," kata Andri Hadian. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut