Seragam Hanyut, Anak-anak Korban Banjir di Sukabumi Tak Bisa Sekolah
Eem menuturkan, rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga (KK) dengan tujuh jiwa. Akibat banjir tersebut, keluarga terpaksa harus mengungsi di rumah tetangga untuk sementara waktu.
"Sementara saya tinggal di rumah tetangga yang tidak terdampak banjir karena saat ini saya bersama petugas masih melakukan pemebersihan lumpur yang memenuhi rumah," tutur Eem.
Banjir bandang akibat luapan Sungani Cisuda tersebut bukan pertama kali terjadi. Namun dampak banjir kali ini terparah dibanding kejadian pada 2021 lalu.
"Banjir dari luapan Sungai Cisuda sudah tiga kali terjadi. Tapi, kejadian ini yang paling parah. Sebab itu, kami harap pemerintah memperbaiki saluran Sungai Cisuda dengan memperdalam sehingga air tidak sampai meluap ke permukiman warga," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (17/2/2022) siang hingga malam mengakibatkan Kota Sukabumi dikepung banjir. BPBD Kota Sukabumi mencatat hingga Kamis malam pukul 21.10 WIB, banjir terjadi di 59 titik dan longsor 9 titik.