Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 di Majalengka Terus Bertambah, 17 Orang Meninggal
Advertisement . Scroll to see content

Sepenggal Kisah Petugas Pemakam Jenazah Pasien Covid-19 di Majalengka

Kamis, 19 November 2020 - 22:01:00 WIB
Sepenggal Kisah Petugas Pemakam Jenazah Pasien Covid-19 di Majalengka
Petugas BPBD saat memakamkan warga terkonfirmasi positif Covid-19. (Foto: BPBD Majalengka)
Advertisement . Scroll to see content

“Jam 1 atau 2 dini hari, ya pernah. Begitu pihak rumah sakit nelepon kami, 'ini ada paket (jenazah yang harus dimakamkan)' ya kami harus siap. Malah pernah ada temen yang baru juga sampai kantor, selesai memakamkan, eh langsung berangkat lagi, karena pihak RS kasih info ada paket,” kata Indra.

Dia mengemukakan, untuk warga yang meninggal, para petugas rumah sakit dan pemakaman menggunakan istilah paket untuk memudahkan komunikasi saja. "Jadi kalau pagi-pagi ada info itu, saya biasa ngehubungin temen-temen "Sarapannya paket aja, jangan ngopi dulu'. Gitu, hahaha,” ujar dia.

Sadar tugas yang harus diemban berisiko tinggi, para petugas ini pun sangat ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu harus sudah mereka terapkan sejak berangkat ke pemakaman, sampai kembali lagi ke kantor.

“APD sudah pasti. Ketika selesai, kami disemprot pakai disinfektan. Lalu APD dilepas, dimusnahkan. Kalau ada tim nakes (tenaga kesehatan), kami satukan dengan APD nakes di sampah medis. Pulang ke kantor, langsung mandi. Biar pulangnya jam 2 dini hari, tetap harus mandi. Karena kami sadar, tugas ini cukup berisiko bagi kami dan keluarga,” tutur Iddra.

Indra mengatakan, petugas pemakam jenazah mengusulkan agar ada tes swab rutin. Sebab bagaimana pun, aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan risiko tinggi terpapar Covid-19.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut