Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 di Majalengka Terus Bertambah, 17 Orang Meninggal
Advertisement . Scroll to see content

Sepenggal Kisah Petugas Pemakam Jenazah Pasien Covid-19 di Majalengka

Kamis, 19 November 2020 - 22:01:00 WIB
Sepenggal Kisah Petugas Pemakam Jenazah Pasien Covid-19 di Majalengka
Petugas BPBD saat memakamkan warga terkonfirmasi positif Covid-19. (Foto: BPBD Majalengka)
Advertisement . Scroll to see content

“Setiap kali tugas, ada lima orang yang harus dimakamkan. Ya rata-rata segitulah. Kami hanya bertugas proses pemakaman. Yang membuat galian makam, warga setempat,” kata Manajer Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Majalengka Indrayanto, Kamis (19/11/2020).

Saking banyaknya kasus warga terpapar Covid-19 meninggal, ujar dia, pernah suatu hari mereka harus enam kali melaksanakan pemakaman. Dari enam kali pemakaman itu, lokasinya tidak semua berdekatan.

“Yang kami tangani itu, bukan hanya yang sudah terkonfirmasi positif. Yang hasil swabnya belum keluarpun, kalau hasil pemeriksaan dokter mengarah ke gejala-gejala Corona, ya kami yang menangani. Pekan kemarin kami sampai enam kali memakamkan jenazah,” ujar dia.

Ketika dalam kasus satu hari itu lebih dari satu yang meninggal dan jeda waktu tak telalu panjang, tutur Indrayanto, biasanya setelah selesai di pemakaman pertama, langsung ke pemakaman selanjutnya. "Tapi kalau yang pertama belum selesai, ya tim lain yang turun,” tutur Indra.

Ini Ada Paket
Lantaran "maut bisa datang kapan saja" para petugas pemakaman ini pun, wajib siap siaga kapan pun, baik siang, maupun malam, bahkan dini hari. Dalam beberapa kesempatan, tidak jarang mereka harus berjibaku dengan tugas memakamkan jenazah pada dini hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut