Sempat Terpuruk dan Gagal Ekspor, Pengusaha Teh Asal Bandung Ini Mulai Bangkit
BANDUNG, iNews.id - Pandemi Covid-19 mulai Maret 2020 lalu membuat banyak orang tersentak. Tak hanya soal ketakutan masyarakat dalam beraktivitas, tetapi juga membuat banyak pengusaha terjatuh.
Dampak lainnya, tidak sedikit kontrak ekspor dan perdagangan harus batal. Hal itu juga yang dialami salah seorang pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Bandung Nita. Saat itu, tinggal satu langkah lagi akan mengirim teh ke luar negeri. Sebanyak 400 kg teh telah dipersiapkan, menunggu proses administrasi dan pengiriman.
"Tapi apa bisa dikata, setelah semua barang siap dan tinggal dikirim, pandemi melanda dunia, sehingga pengiriman pun tak bisa dilakukan. Saya pun mesti menanggung kerugian, karena 400 kg tak terjual," kata Nita yang kini menjadi UMKM binaan PT Telkom Indonesia, Senin (26/4/2021).
Tak hanya gagal mengirimkan 400 kg teh, pandemi juga telah membuat usahanya di beberapa pusat perbelanjaan perlahan tutup. Hal itu karena diberlakukannya pembatasan aktivitas masyarakat dan mal. Nita berada pada titik nadir, diambang kebangkrutan usahanya.
"Tetapi kalah bukan pilihan, artinya saya tetap harus berusaha dan bangkit kembali. Terutama memikirkan bagaimana agar teh sebanyak 400 kg itu mesti terjual," cerita dia.