Seluruh Peralatan Utama Terpasang, Revitalisasi RCC Siap Optimalkan Produksi Kilang Balongan
"Cyclone ini berfungsi untuk memisahkan debu katalis dengan udara hasil pembakaran di Regenerator, sehingga katalis tidak keluar ke udara bebas. Kemudian untuk orifice chamber berfungsi mereduksi tekanan flue gas keluaran dari regenerator sebelum menuju ke CO Boiler di Unit RCC Kilang Balongan," ujarnya.
Untuk Riser berbobot 93 ton tersebut, tutur Nurgoho, adalah tempat terjadinya kontak antara katalis dengan feed atau umpan reaktor untuk memulai reaksi catalytic cracking.
Sedangkan reaktor, adalah peralatan terberat yang diganti yakni 750,8 Ton dan berfungsi sebagai tempat berlangsung reaksi Catalytic Cracking untuk merekahkan rantai karbon dari feed (umpan) minyak berat bernilai jual rendah menjadi produk dengan rantai karbon lebih pendek yang mempunyai nilai lebih tinggi seperti Propylene, LPG, Naptha, Light Cycle Oil (LCO), dan Decant Oil.
"Beberapa material existing juga dilakukan modifikasi agar fungsinya dapat menyesuaikan dengan equipment atau peralatan baru yang dipasang," tutur Nugroho.
Dalam perjalanannya, kata GM Project Balongan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, namun dengan segala upaya dan ikhtiar yg dilakukan, pihaknya terus berusaha agar target dapat dicapai sesuai perencanaan.
“Doakan semuanya berjalan lancar agar kehandalan Kilang Balongan meningkat, terutama di unit RCC dan hal ini akan sangat mendukung dalam pemenuhan produksi BBM nasional," ucap GM Project Balongan.
Editor: Agus Warsudi