Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Satgas RAFI, Wakil Komut Pertamina Pastikan Kesiapan Infrastruktur Kilang Balongan
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum Tewas Diracun, Korban Paryanto Diingatkan Anak agar Berhenti Ikut Penggandaan Uang

Selasa, 04 April 2023 - 20:08:00 WIB
Sebelum Tewas Diracun, Korban Paryanto Diingatkan Anak agar Berhenti Ikut Penggandaan Uang
GE, anak korban pembunuhan Paryanto. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Paryanto (53), warga Sukabumi, korban pembunuhan Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah sempat diingatkan anaknya agar berhenti mengikuti penggandaan uang. Namun korban tidak menuruti perkataan anaknya.

Akhirnya, korban Paryanto ditemukan tewas dibunuh oleh tersangka Slamet. Sebelum tewas, korban Paryanto sempat mengirim pesan suara dan membagikan lokasi di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Anak korban, GE (15) mengatakan, pertama kali mengantar ayah ke Banjarnegara untuk menemui Slamet (46) yang diketahui sebagai dukun pengganda uang tersebut pada Juli 2022. Namun tanggal tepatnya ia sudah lupa.

"Saya mengantar ayah ke Banjarnegara 7 kali. Yang terakhir tidak ikut. Awalnya saya tidak tahu (Slamet dukun pengganda uang). Saya pikir teman bisnis ayah. Tapi setelah pertemuan kedua, baru tahu penggandaan uang, uka-uka gitu disebutnya," kata GE ditemui di rumah neneknya di Cibaraja Sukabumi, Selasa (4/4/2023).

GE menyatakan, tidak banyak tahu apa yang dilakukan ayahnya dengan pelaku, karena setiap melakukan ritual, dia tidak ikut dan disuruh menunggu di tempat berbeda-beda, kadang di SPBU atau di hotel. Tidak jarang pula GE menunggu di jalan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut