CIREBON, iNews.id – Salat tarawih 23 rakaat yang biasa dilakukan selama satu jam menjadi hanya tujuh menit. Salat supercepat ini dilakukan jamaah Masjid Padepokan Al Busthomi di Desa Sinarancang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Kendati singkat, Imam Salat memastikan jalannya salat sunnah ini sesuai standar syariat Islam dan dapat dipertanggungjawabkan. Diharapkan, dengan singkatnya waktu, mampu menggugah minat jamaah dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah.
Berburu Bubur Sop di Masjid Raya Al Mashun Medan yang Hanya Ada Saat Ramadan
Pantauan iNews, Pimpinan Padepokan Al Busthomi Ustaz Ujang Busthomi yang menjadi Imam salat tarawih supercepat ini. Gerakan dan bacaan surat pendek dilakukan dengan cepat, singkat dan padat. Menariknya lagi, jamaah baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak hingga lansia tetap dapat mengikuti gerakan cepat dari Imam Salat.
Ustaz Ujang Busthomi mengatakan, salat tarawih kilat ini sudah menjadi tradisi sejak awal berdirinya padepokan. Dan hal ini memang sengaja dilakukan.
“Bacaan sama. Kita cuma bikin cepat aja supaya lebih afdol. Kurang dari 10 menit, antara tujuh hingga delapan menit selesai. Kalau sudah salat, jamaah bisa lebih nyaman,” ujar Ustaz Ujang, Kamis (10/5/2019).