Kang Emil menuturkan, Pemprov Jabar telah menggelontorkan dana Rp2 miliar untuk membeli berbagai kebutuhan di pengungsian. Selain itu, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jabar diinstruksikan untuk menjadi bapak atau ibu asuh setiap kecamatan terdampak. Setiap kecamatan akan didampingi dua OPD Pemprov Jabar.
PMI Solo Kirim Tim Medis ke Lokasi Bencana Gempa di Cianjur
"Dipimpin para kepala dinas untuk bertanggung jawab mengurus semua urusan kebutuhan warga di kecamatan tersampak yang jumlahnya 12 kecamatan. Pak Sekda sudah atur, itu cara kongkret kita," tutur Gubernur Jabar.
Kang Emil mengatakan, telah menyisir wilayah terdampak gempa. "Kemarin saya pribadi naik motor ke tenda-tenda. Tenda pengungsian terbagi dua, ada yang inisiatif warga, ada yang di pusat-pusat pengungsian skala besar. Tapi tidak semua warga ingin ke skala besar, jadi ada dinamika itu," ucap Kang Emil.
Petugas Fokus Cari Korban Hilang Longsor Gempa Cianjur di Titik Terendus Anjing Pelacak
Masih ada korban yang dinyatakan hilang sehingga jumlah korban jiwa berpotensi masih terus bertambah. Banyak kisah terjadi di wilayah terdampak gempa, mulai dari anak 6 tahun yang ditemukan selamat setelah terjebak reruntuhan selama tiga hari hingga ibu hamil yang melahirkan di pengungsian.
"Kemudian, gempa menurut BMKG masih akan berlangsung sampai besok. Mudah-mudahan betul sehingga Jumat bisa disampaikan bahwa menurut BMKG potensi gempa akan hilang. Sehingga warga bisa tenang untuk kembali membersihkan atau mengatur hidup kembali di rumah masing-masing," ujarnya.