Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kata Jaksa Ini Tujuan Habib Bahar Sampaikan Ceramah Berisi Hoaks di Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Rumah Adat Cikondang di Pangalengan Bandung Diperkirakan Tahan Gempa Magnitudo 7

Rabu, 06 April 2022 - 13:46:00 WIB
Rumah Adat Cikondang di Pangalengan Bandung Diperkirakan Tahan Gempa Magnitudo 7
Rumah adat di Kampung Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung diprediksi tahan gempa bumi magnitudo 7. (FOTO: ISTIMEWA/YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Rumah adat itu terdiri atas dua bangunan berukuran besar dan kecil. Namun secara umum, rumah adat Cikondang memiliki bentuk atap julang ngapak. Di mana konstruksi atap disusun berdasarkan kuda-kuda dengan bahan kayu dan gording bambu. Kemudian pada atap ditutup dengan bambu dilapisi ijuk.

Beberapa ahli arsitektur menyebutkan, bangunan rumah adat Cikondang memiliki konstruksi yang cukup kuat jika terjadi gempa bumi. Bahkan, gempa bumi dengan magnitudo 7 diperkirakan tidak akan memberi efek kerusakan berarti terhadap bangunan rumah adat Cikondang. 

Juru Kunci Kampung Adat Cikondang Anom Juhana mengatakan, rumah adat di kampung ini adalah karya tertinggi masyarakat Cikondang. Konsep panggung juga sebagai bentuk komitmen manusia menjaga alam.

Di mana panggung diharapkan tidak mengganggu proses resapan air di kaki gunung tersebut. "Di sini kawasan aliran air tinggi yang bermuara di Sungai Citarum. Jadi konsep panggung agar tidak mengganggu proses resapan air," kata Anom Juhana dikutip dari berbagai sumber.

Konsep rumah yang ramah terhadap alam cukup tepat diterapkan di Kabupaten Bandung. Sebagaimana diketahui, Bandung disusun atas gugusan pegunungan dan berada di area sesar yang rawan gempa bumi. 

Di Kabupaten Bandung setidaknya berdekatan dengan sesar Garut Selatan (Garsela) dan Sesar Lembang. Sesar Lembang diperkirakan berpotensi menimbulkan gempa bumi hingga berkekuatan di atas magnitudo 6 hingga 8. Diperlukan kesadaran masyarakat membuat mitigasi bencana sejak dini, menghindari kerugian lebih besar lagi.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut