Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lockdown Segera Diterapkan di Kabupaten Bandung, Bupati Dadang: Kami Siapkan Anggaran
Advertisement . Scroll to see content

Rp80 Miliar Belanja Pegawai Dipakai untuk Biaya PPKM Darurat di Kabupaten Bandung

Jumat, 02 Juli 2021 - 21:41:00 WIB
Rp80 Miliar Belanja Pegawai Dipakai untuk Biaya PPKM Darurat di Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna memutuskan menggeser anggaran belanja pegawai Rp80 miliar untuk membiayai penanggulangan Covid-19 dan PPKM darurat. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan seluruh kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat akan memberlakukan PPKM darurat pada 3-20 Juli 2021.

"Saya, Pak Wagub dan Forkopimda Jabar menyampaikan permohonan kepada seluruh masyarakat Jabar karena 27 kabupaten dan kota akan mengalami situasi yang kurang nyaman dan kurang menyenangkan," kata Ridwan.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Bandung menyiapkan anggaran untuk melaksanakan lockdownatau PPKM darurat akibat kasus Covid-19 semakin meningkat. Untuk melaksanakan lockdown, Pemkab Bandung membuat peraturan bupati (perbup) parsial.

"Meski lockdown akan dilaksanakan pada 3 Juli hingga 20 Juli, namun untuk kegiatan pekerjaan proyek pembangunan infrastruktur tetap dilaksanakan dengan standar kesehatan Covid-10 secara maksimal," kata Bupati Bandung Dadang Supriatna  saat menghadiri perayaan HUT ke-75 Bhayangkara dan pemusnahan miras di Mapolresta Bandung, Kamis (1/7/2021).

Selain itu, ujar Dadang, pelayanan publik, seperti kependudukan dan catatan sipil, pemadam kebakaran, dan Satpol PP tetap dilaksanakan dengan standar yang telah dilaksanakan. "Hari ini akan dilakukan pembahasan oleh Bupati dan Forkopimda Kabupaten Bandung," ujar Dadang.

Bupati menuturkan, banyak keluarga, sahabat, teman, dan seniornya meninggal tiba tiba-tiba dan ada sang terpapar Covid-19. "Sehingga anggaran pembelian kain kapan dan peti jenazah akan dianggarkan dan biaya belanja pegawai akan di kurangi," tutur Bupati Bandung.

Semakin banyaknya jumlah pasien Covid-19, maka pelayanan rumah sakit soreang dan rumah sakit otista akan dimaksimalkan dengan penambahan sedikitnya 224 tempat tidur.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut