Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peneliti Unpad Prediksi Lonjakan Kasus Covid Terdeteksi 3 Pekan Pascalebaran
Advertisement . Scroll to see content

Ridwan Kamil Yakin Kasus Covid-19 Pascalebaran Terkendali, Ini Alasannya

Senin, 17 Mei 2021 - 17:32:00 WIB
Ridwan Kamil Yakin Kasus Covid-19 Pascalebaran Terkendali, Ini Alasannya
Gubernur Jabar Ridwan Kamil optimistis kasus Covid-19 pasca-Lebaran 2021 dapat dikendalikan. (Foto: Tangkapan Layar Konferensi Pers Virtual)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat optimistis atau yakin potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalebaran 2021 terkendali. Optimisme itu tak lepas dari keberhasilan operasi penyekatan di tengah aturan larangan mudik Lebaran 2021.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, sebelum kebijakan tersebut dilaksanakan, kata Kang Emil, jutaan warga Jabar diprediksi mudik. Namun, berkat sosialisasi dan operasi penyekatan, jumlah warga yang mudik dapat ditekan signifikan hingga hanya 1,5 juta orang.

"Meski hanya sekitar 1,1 persen (dari total warga yang diprediksi mudik), namun potensi untuk menjadi kenaikan kasus harus diwaspadai," ungkap Kang Emil seusai Vikon Rakor Kepala Daerah Seluruh Indonesia Bersama Presiden RI di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/5/2021).

Kang Emil melanjutkan, berdasarkan hasil rakor, Presiden Joko Widodo menyampaikan dua amanat penting, yakni pengendalian kasus Covid-19 pasca-Lebaran 2021 dan upaya pemulihan ekonomi. 

"Dari sisi (Covid-19), Jabar hanya terabsen varian (baru Covid-19) di Karawang (sudah sembuh). Di luar itu aman terkendali. Kedua, (soal ekonomi) diminta bekerja keras karena hanya 10 provinsi yang (tumbuh) positif. Paling tinggi adalah Papua, Jabar ada di minus 0,8 persen. Jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, mudah mudahan lebih baik," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut