Kemudian, untuk bansos presiden diberikan kepada perantau di Jabodetabek supaya tidak mudik. Kartu pra kerja untuk warga yang menganggur atau kena PHK karena Covid-19. Sementara dana desa diberikan bagi mereka warga yang asli menetap di kampung.
RS Rujukan Covid-19 di Jabar Akan Gunakan Robot untuk Basmi Virus
"Dana desa kalau anda terdampak dari Covid tapi KTP dan tinggalnya di desa. Maka nomor 5 yang akan membantu anda nilainya 30 persen dari dana desa," ungkapnya.
Bagi warga yang berprosesi seperti penjual hingga sopir akan menerima bantuan dari Kementerian Sosial. Jika anggaran dari semuanya belum mencukupi, maka akan ada bantuan dari dana pemerintah provinsi, kabupaten atau kota.
Jika masih ada warga yang tidak terdata bantuan dari semuanya, Pemprov Jabar meluncurkan program nasi bungkus. Dimana bantuan tersebut bisa menyasar anak jalanan dan pengemis.
"Misalkan anak jalanan dan pengemis yang tidak masuk pendataan akan program untuk memberi makanan atau kita sebu juga program nasi bungkus," ujarnya.
"Tidak boleh ada yang kelaparan di Tanah Jawa Barat. Mereka yang berkesusahan kami upayakan bantuan," katanya lagi.
Editor: Nani Suherni