Residivis Bawa Senapan AR-15 Ngamuk di Apartemen, Tewas di Tangan Seorang Perempuan
Tony Hazeleet menyatakan, pelaku Denis Butler telah melewati daerah itu pada Rabu (25/5/2022) malam. Pada malam itu, Denis mendapatkan peringatan agar memperlambat laju kendaraan karena anak-anak sedang bermain.
"Dia (Dennis Butler) lantas kembali dengan membawa senapan jenis AR-15 dan melepaskan tembakan dari kendaraan ke pesta kelulusan di luar kompleks apartemen di kota," ujar Tony Hazeleet.
Menurut Tony Hazeleet, perempuan yang menembak balik Dennis Butler itu tidak memiliki latar belakang penegak hukum. Dia juga belum diidentifikasi. "Dia hanya anggota komunitas yang membawa senjata sah. Dia melawan (pelaku Dennis Butler) dan menyelamatkan beberapa nyawa," tuturnya.
Saat kejadian, kata Tony Hazeleet, wanita itu tetap di tempat dan bekerja sama dengan penyelidik. Dia juga tidak akan dituntut atas tindakannya itu. "Belum jelas bagaimana Denis Butler memperoleh senjata itu," ucap Tony Hazeleet.
Sebelumnya, seorang remaja pria bersenjata membunuh 21 orang di sebuah sekolah dasar di Texas dengan senapan semi-otomatis AR-15 yang dibeli secara legal.