Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alur Rekonstruksi Oknum TNI Tabrak dan Bawa Kabur Sejoli Handi-Salsabila di Nagreg
Advertisement . Scroll to see content

Rekonstruksi Kasus Nagreg, 3 Oknum Anggota TNI Buang Korban di Sungai Tajum Banyumas

Senin, 03 Januari 2022 - 16:41:00 WIB
Rekonstruksi Kasus Nagreg, 3 Oknum Anggota TNI Buang Korban di Sungai Tajum Banyumas
Tersangka Kolonel Inf Priyanto dihadirkan dalam rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg dan pembuangan korban di Sungai Tajum, Banyumas. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Diketahui, Sungai Tajum bermuara di Sungai Serayu lokasi ditemukan kedua korban, Handi dan Salsabila. Kegiatan rekonstruksi berakhir sekitar pulau 14.24 WIB. Iring-iringan mobil Puspomad langsung menuju arah Banyumas.

Diberitakan sebelumnya, Proses rekonstruksi kasus tabrak lari yang melibatkan tiga oknum TNI AD, Kolonel Inf Priyanto, Koptu Andreas Dwi Atmoko, dan Kopda Ahmad Sholeh di depan SPBU Ciaro, Nagreg, Kabupaten Bandung, hanya berlangsung 15-20 menit, Senin (3/1/2022). Reka ulang kejadian ini dijaga ekstra ketat personel Pusat POM TNI AD (Pomad) dan Pomdam III/Siliwangi.

Tiga tersangka, Kolonel Inf Priyanto, Koptu Andreas Dwi Atmoko, dan Koda Ahmad Sholeh hadir dalam rekonstruksi itu. Mereka mengenakan baju tahanan warna kuning. Puspomad juga menghadirkan mobil Isuzu Panther hitam yang menabrak dan digunakan pelaku membawa Salsabila dan Handi. 

Keluarga almarhumah Salsabila, warga Kampung Tegallame Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg dan kelurga almarhum Handi warga Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, diizinkan melihat rekontruksi yang hanya berlangsung sekitar 15-20 menit tersebut.

Dalam rekonstruksi, terungkap, mobil yang ditumpangi tiga tersangka Isuzu Panther nopol B 300 Q menabrak motor yang Suzuki Satria FU yang dikendarai korban Handi Saputra (16) dan membonceng Salsabila (14) pada Rabu 8 Desember 2021 sekitar pukul 15.30 WIB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut