Ratusan Warga Ciamis Terjangkit DBD, TNI-Polri Dikerahkan Berantas Sarang Nyamuk
Kasus DBD meningkat saat musim hujan tiga bulan terakhir. Pada September 2021 sebanyak 38 kasus. Kemudian, Oktober 2021, bertambang 13 kasus menjadi 51. Pada November 2021 ini sebanyak 77 kasus.
"Gerakan pemberantasan sarang nyamuk ini tujuannya menghilangkan jentik nyamuk. Kasus DBD di Kelurahan Ciamis cukup banyak. Karena itu kegiatan pemberantasan sarang nyamuk ini kami lakukan untuk mengurangi kasus DBD," Lurah Ciamis Wahyu GS.
Kepala Puskesmas Ciamis Evie Triyati mengatakan, potensi DBD di perkotaan ini cukup tinggi dibanding perdesaan. "Tapi itu bagiamana kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan. Imbauannya masyarakat rutin membasmi sarang nyamuk, kurangi wadah yang dapat menimbulkan jentik," kata Kepala Puskesmas Ciamis.
Gerakan pemberantasan sarang nyamuk massal ini, ujar Evie Triyati, dilaksanakan di tujuh kelurahan wilayah Kecamatan Ciamis. Tujuannya untuk memberantas jentik nyamuk DBD.
"Dengan pemberantasan sarang nyamuk dan pemberian abate ini bisa memberantas jentik nyamuk. kami imbau masyarakat secara rutin memeriksa genangan air sekitar lingkungan," ujar Evie.
Kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, tutur Evie, akan rutin dilakukan sekaligus untuk memberikan kesadaran kepada warga/ tentang pentingnya hidup sehat dan merawat lingkungannya.
Editor: Agus Warsudi