Ratusan Orang Berebut Koin Keramat di Keraton Kanoman, Ada Ibu-ibu yang Terjepit
Tradisi ini melibatkan para abdi dalem Keraton Kanoman Cirebon. Dua bangunan yang berisi lumpang alu peninggalan Mbah Kuwu Cirebon atau Pangeran Walangsungsang diganti atapnya menggunakan alang-alang yang sudah dikeringkan.
Memayu ini menjadi rangkaian panjang dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini memiliki makna mendalam yang tidak lepas dari syiar agama Islam di Pulau Jawa dan Jawa Barat. "Benda kuno lumpang alu atau alat penumbuk terasi ini menjadi awal mula terbentuknya nama Kota Cirebon," kata Ading Aridi, juru kunci lumpang alu Keraton Kanoman Cirebon.
Seusai Memayu pemasangan atap lumpang alu, kemudian Sultan Keraton Kanoman Sultan Raja Muhammad Emirudin beserta abdi dalem melakukan tawassul dengan berkeliling kompleks keraton. Mereka berharap pada bulan Maulud dijauhkan dari segala macam marabahaya dan pandemi covid-19 benar-benar berakhir.
Editor: Agus Warsudi