Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Pelajar MAN I Cianjur Keracunan, Diduga usai Santap Makan Bergizi Gratis

Selasa, 22 April 2025 - 10:19:00 WIB
Puluhan Pelajar MAN I Cianjur Keracunan, Diduga usai Santap Makan Bergizi Gratis
Pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur yang diduga keracunan usai menyantap men makan bergizi gratis (MBG) saat dirawat di rumah sakit. (Foto: MPI/Ricky Susan)
Advertisement . Scroll to see content

"Iya kami ambil sampel untuk diuji di laboratorium dan memastikan penyebab keracunan. Apakah dari makanan MBG atau ada dari penyebab lain," kaatanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN l Cianjur Erma mengatakan, sekolahnya memang mendapatkan MBG mulai dari kelas X hingga XI. Tercatat ada 800 siswa yang hampir mengonsumsi makanan dari MBG.

"Para siswa makan MBG setelah istirahat. Namun setelah mengonsumsi banyak siswa mengeluh sakit seperti gejala keracunan. Ada sebagian siswa yang dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan sebagian lagi dibawa ke puskesmas. Karena terus bertambah yang mengalami gejala keracunan kami intruksikan para guru untuk memantau siswa guna memastikan jumlah siswa yang keracunan," ujarnya.

Seorang siswa yang mengalami gejala keracunan, Muhammad Abdul Malik Kelas 11 C mengatakan, dia dan teman-temannya makan MBG setelah jam istirahat. MBG dibagikan kepada siswa dari tempat makan bahan plastik. Lauknya terdiri atas ayam suwir, mi goreng dan sepotong tempe goreng ditambah buah semangka.

"Iya saya langsung menyantap makanan tersebut. Namun saat makan tempe terasa asem. 3 jam setelah pulang sekolah dan di rumah tiba-tiba perut terasa mual-mual dan muntah disertai kepala pusing," ujar Malik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut