Preman Kampung Palak Teknisi Provider Seluler di Gedebage Viral di Medsos
"Huuh sok bayar jeng aing. Geus ku aing, duapuluh hiji (21) ormas didatangken ku aing kadieu (Cepat bayar ke saya. Sudah saya bawa 21 ormas kes ini)," bentak Erki.
Sementara itu, Kapolsek Gedebage Kompol Heri Suryadi mengatakan, benar peristiwa pemerasan itu terjadi di kawasan Masjid Al Jabar, Gedebage. Namun, Polsek Gedebage belum menerima laporan dari korban.
Meski begitu, kata Kompol Heri, anggota Polsek Gedebage telah melakukan penyelidikan awal dan memeriksa dua saksi. "Betul, kejadiannya Sabtu kemarin. Awal mulanya, korban sedang perbaiki kabel yang putus karena terkena eksavator lalu dimintai uang oleh pelaku. Kesal tidak diberi uang, pelaku menarik kabel yang diperbaiki korban bahkan sampai dikejar oleh pelaku," kata Kapolsek Gedebage saat dihubungi wartawan via ponsel, Senin (5/4/2021).
Kompol Heri mengemukakan, kedua pihak, teknisi provider seluler dan pelaku kemudian dibawa ke sekretariat ormas. "Dari pembicaraan, akhirnya pihak provider bersedia memberikan uang sebesar Rp1 juta," ujar Kompol Heri.
Kemudian, uang Rp1 juta, tutur Kapolsek Gedebage, ditransfer ke pria lain. Sebab, preman kampung yang melakukan pemerasan itu tidak memiliki rekening.
Setelah ditransfer, uang diambil dan diserahkan kepada preman kampung itu, Erki. "Pelakunya sudah diketahui, Erki. Akan kami panggil untuk kami mintai keterangan. Korban juga kami panggil untuk membuat laporan resmi," tutur Kapolsek Gedebage.
Editor: Agus Warsudi