Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ajak Masyarakat Bersatu, Mahfud MD: Permusuhan karena Beda Agama Itu Kemunduran
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Sebut Pembubaran Ibadah di Cikarang Akibat Salah Paham

Senin, 20 April 2020 - 17:53:00 WIB
Polisi Sebut Pembubaran Ibadah di Cikarang Akibat Salah Paham
Polisi mediasi kedua pihak terkait pembubaran ibadah di Cikarang. (Foto Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Insiden pembubaran ibadah di salah satu kediaman warga non-muslim di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat akibat salah paham. Kedua pihak kurang koordinasi dan komunikasi.

"Ada miskomunikasi antara keduanya. Haji Mulyana dan Pak RT salah paham, kalau Pak Jamin itu mungkin komunikasinya yang kurang. Artinya kurang komunikasi dan koordinasi yang baik antara keduanya," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, di Cikarang, Senin (20/4/2020).

Peristiwa bermula video viral di media sosial pada Minggu (19/4/2020). Video itu diposting salah satu anggota keluarga Jamin Sihombing yang tidak terima saat ibadah tersebut dibubarkan tokoh masyarakat setempat Imam Mulyana dengan cara yang kurang etis.

Dalam video berdurasi 32 detik yang diunggah akun instagram @arionsihombing itu terlihat dua orang pria mendatangi rumah warga. Salah satu pria yang mengenakan baju koko lengan panjang berwarna putih lengkap dengan peci dan sarung terlihat marah dan melarang ibadah yang dilakukan, seraya berujar tidak takut dilaporkan ke pihak berwajib atas tindakan arogannya itu.

Hendra menjelaskan selaku tuan rumah sedianya Jamin melakukan komunikasi terlebih dahulu kepada warga dan aparatur desa setempat dalam hal ini Ketua Rukun Tetangga (RT). Sebaliknya, sebagai tokoh masyarakat setempat, Mulyana seharusnya melakukan pengecekan dengan baik-baik tanpa disertai sikap arogansi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut