Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Izin Operasional KBIH Nur Haramain Dicabut usai Bus Jemaah Kecelakaan di Madinah
Advertisement . Scroll to see content

Polisi: Jalur Bus Maut Sukabumi Lebih Bahaya Dibanding Tanjakan Emen

Selasa, 11 September 2018 - 12:04:00 WIB
Polisi: Jalur Bus Maut Sukabumi Lebih Bahaya Dibanding Tanjakan Emen
Proses evakuasi bangkai bus maut yang di tikungan S, jalur penghubung Cibadak-Palabuhanratu, Sukabumi. (Foto: Antara/Budiyanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Jalur kecelakaan bus maut di jalan raya penghubung Cibadak-Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi ternyata lebih berbahaya dibandingkan Tanjakan Emen di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar). Hal tersebut diungkapkan Dirlantas Polda JabarKombes Pol Prahoro Tri Wahyono.

"Oh tanjakan Emen gak ada apa-apanya. Ini kan jalannya berliku-liku, kalau pernah ke Ciletuh, kelihatan tuh situasinya. Dari atas itu kelihatan menukiknya kaya gimana,” ujar Prahoro di Bandung, Selasa (11/9/2018).

Dia menjelaskan, seharusnya jalur Cikidang tidak boleh dilalui kendaraan besar seperti bus dan truk dengan kondisi medan jalan seperti itu. “Memang sangat berbahaya, hanya kendaraan pribadi yang boleh lewat situ. Jadi memang tidak disarankan untuk kendaraan besar,” katanya.


Prahoro mengungkapkan, untuk menghindari terulangnya peristiwa kecelakaan, Polda bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar telah berkoordinasi untuk membuat portal permanen. Pembatas jalan itu sebagai bentuk larangan kendaraan besar melintasi jalur alternatif tersebut.

"Sudah dikoordinasikan dengan dishub. Nanti akan segera dipasang (portal permanen),” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut