Polda Jabar Perketat Pengamanan Gereja usai Temuan Benda Diduga Bom
Menurut La Ode, pengamanan gereja mencakup sterilisasi area ibadah. Setiap gereja akan mendapatkan penjagaan minimal 10 personel untuk proses sterilisasi.
“Setiap gereja itu pengamanan minimal 10 ya untuk sterilisasi jagad, tapi di pospamnya itu lebih dari itu,” ujarnya.
Selain itu, sterilisasi gereja dilakukan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jabar bersama jajaran polres. Mereka menggunakan metal detector dan alat pendeteksi bom.
“Sesuai SOP, kami melakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah di dalam gereja. Gereja harus steril dulu. Sterilisasi dilakukan oleh tim Jibom Brimob setelah itu baru jemaat boleh memasuki tempat ibadah,” tutur La Ode.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya benda berbahaya ke area ibadah. Selain sterilisasi lokasi, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap jemaat yang masuk ke gereja. Petugas akan ditempatkan di pintu masuk untuk melakukan pengecekan menggunakan metal detector.