Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wagub Jabar Prihatin Banyak Anak Dirawat di RSJ Gegara Kecanduan Gawai
Advertisement . Scroll to see content

PJJ Dinilai Jadi Satu Faktor Pemicu Pelajar di Kota Bandung Kecanduan Gawai

Senin, 22 Maret 2021 - 16:12:00 WIB
PJJ Dinilai Jadi Satu Faktor Pemicu Pelajar di Kota Bandung Kecanduan Gawai
Anak-anak menggunakan gawai atau gadget. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya prihatin kalau sampai anak-anak kita kecanduan. Tetapi karena pandemi, dia (pelajar) pasti akan berhubungan dengan gadget gitu," ujar Yana. 

Sementara itu, Direktur RSKIA Kota Bandung dr Taat Tagore mengatakan, sepanjang 2020, ada 15 pelajar berobat atau berkonsultasi ke rumah sakit karena mengalami gangguan mental, kecanduan gawai.

Namun, saat ini RSKIA belum memiliki layanan dokter khusus untuk menangani gangguan mental atau jiwa tersebut. "Di RSKIA belum ada dokter jiwa. Yang ada, psikolog," kata Taat Tagore saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/3/2021). 

Dokter Taat mengemukakan, pada Januari-Februari 2021 ini, pelajar yang konsultasi kejiwaan akibat bermain gadget, tiga orang. Angka ini tergolong sedikit. "Sedikit sih itu (tiga pelajar yang konsultasi karena gangguan mental di RSKIA)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan bahwa banyak anak-anak yang mengalami gangguan kejiwaan karena bermain gawai. Fakta ini ditemukan saat meninjau Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua beberapa waktu lalu.

Berdasarkan catatan RSJ Cisarua pada Januari-Februari 2021, tercatat ada 14 anak mengalami kecanduan gawai sehingga harus menjalani rawat jalan. 

Sementara, di sepanjang 2020, total terdapat 98 anak yang menjalani rawat jalan di RSJ Cisarua akibat kecanduan gawai. "Anak jangan dibiarkan mengurung diri sendirian di kamar. Usahakan mereka bergaul dengan teman," kata Uu Ruzhanul Ulum. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut