Perubahan Lokasi TOD KCJB dari Walini ke Padalarang Bukti Perencanaan Kurang Matang
Sehingga berdampak kepada terjadinya cost overrun (pembengkakan biaya). "Ini kan jadi pertanyaan juga, pertama anggarannya membengkak, dan ada perubahan konsep TOD di tengah jalan," ujarnya.
Holid menuturkan, wacana pemindahan TOD ke Padalarang merupakan langkah yang logis, karena Padalarang sudah merupakan daerah perkotaan dan dekat juga dengan Kota Cimahi. Sehingga jumlah penduduk dan akselerasi masyarakatnya membutuhkan modal transportasi yang cepat.
Selain itu infrastrukturnya juga mudah diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya, seperti bus antar kota/dalam kota, kereta api reguler, dan akses keluar masuk jalan Tol Cipularang. Sehingga moda transportasi yang ada bisa terintegrasi langsung. Beda halnya dengan di Walini yang masih belum ada sarana penunjangnya.
"Ya kalau TOD dipaksakan di Walini mungkin akan terjadi seperti mega proyek Bandara Kertajati yang sepi peminat, padahal itu adalah proyek hasil ngutang," tutur Holid.
Editor: Agus Warsudi