Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Dugaan Pemerasan Kremasi di Jakarta Barat, Polisi Periksa 2 Saksi
Advertisement . Scroll to see content

Permintaan Kremasi Jenazah Pasien Covid Naik, Awas Calo Gentayangan!

Kamis, 22 Juli 2021 - 18:37:00 WIB
Permintaan Kremasi Jenazah Pasien Covid Naik, Awas Calo Gentayangan!
Ilustrasi krematorium. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menyampaikan, meski Krematorium Yayasan Pancaka Seroja merupakan satu-satunya tempat kremasi di wilayah Cirebon, pihaknya tidak pernah memasang tarif hingga puluhan juta rupiah. Dia pun terkejut ketika mendengar adanya dugaan praktik kartel kremasi jenazah pasien Covid-19.

"Karena pada dasarnya ini sosial. Bukan komersial. Rp3 juta itu sudah termurah lah. Ini ngepas buat bahan bakar, tenaga kerja dan gajiannya ada lebih dikit," tutur Ramlan.

Menurut Ramlan, pihaknya selalu menyarankan agar pihak ahli waris ikut terlibat dalam mengurus kremasi. Sehingga, dia menduga lonjakan tarif kremasi jenazah pasien Covid-19 itu adalah permaian dari para calo. 

"Kta beritahu staf kita kalau ada yang mau kremasi di Cirebon. Ahli waris alhamrhum yang telepon atau datang langsung. Supaya dia tahu di sini biaya Rp3 juta. Jangan sampai di caloin sama orang. Mahal. Kemungkinan besar calo-calo itu. Tidak tahu dari mana," ujar Ramlan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Ramlan, pihaknya hanya akan menerima kremasi jenazah bila yang mengurus semua proses administrasi dan lainnya adalah si ahli waris. 

"Kalau tidak ada ahli waris yang mendampingi kita tidak mau. Kita kasih tahu ahli waris dulu biar tahu untuk mengantisipasi," ucap dia.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut