Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Dua Pelajar SMP di Tasikmalaya Jadi Budak Nafsu Anak-anak Punk Selama 2 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Perkosa Pelajar SMP di Tasikmalaya sampai Hamil, Dua Anak Punk Dibekuk Polisi

Kamis, 03 Desember 2020 - 13:00:00 WIB
Perkosa Pelajar SMP di Tasikmalaya sampai Hamil, Dua Anak Punk Dibekuk Polisi
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan menginterogasi tersangka pemerkosaan. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

Korban kali pertama diperkosa di sekitar Terminal Rajapolah, Kota Tasikmalaya. Sebelum dirudapaksa, korban dipaksa menenggak miras. Kedua bocah SMP tersebut mengaku diperkosa puluhan kali. Rata rata dilakukan di kawasan Terminal Indihiang Kota Tasikmalaya.

Kasus ini kemudian dilaporkan orang tua ke Polres Tasikmalaya Kota. Mereka didampingi tokoh masyarakat yang juga anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Indihiang Didin Jaenudin.

Didin Jaenudin mengatakan, satu korban sedang hamil 2 bulan lebih dan sudah diperiksa ke bidan. "Selama ini, korban memang masuk komunitas anak punk dan sudah bergabung selama 2 tahun lebih. Korban diajak oleh temannya yang telah lebih dulu masuk komunitas punk," kata Didin.

Dari pengakuan korban, ujar Didin, hampir semua anak perempuan yang ikut komunitas punk itu sudah diperkosa. Selama bergabung di komunitas punk, korban diajak bepergian keluar daerah, seperti ke Bandung dan Surabaya, bahkan hingga Pulau Bali.

"Jika korban tidak mau menuruti nafsu bejat para pelaku, mereka akan dianiaya di hadapan anggota komunitas punk tersebut. Kasus ini baru dilaporkan karena korban merasa takut atas ancaman para pelaku yang akan menyakiti korban dan keluarganya," ujar Didin.

Selain ke Polres Tasikmalaya Kota, keluarga juga melaporkan kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Selama ini, korban tidak berani keluar dari komunitas karena ada ancaman kekerasan fisik.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut