Perbaiki Sekolah Rusak, Pemprov Jabar Minta Bantuan ke Pusat
BANDUNG, iNews.id - Pemprov Jabar akan mengajukan dana bantuan perbaikan puluhan sekolah yang rusak akibat gempa ke pemerintah pusat.
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan anggaran tanggap darurat bencana tidak akan cukup untuk memperbaiki sekolah yang rusak akibat gempa karena jumlahnya cukup banyak. Karena itu, kata Aher, Pemprov Jabar akan mengajukan dana ke pusat untuk perbaikan infrastruktur karena memang pusat yang memiliki alokasi dana untuk perbaikan sekolah.
"Kan alokasi perbaikan sekolah di APBD 2018, yang sudah dialokasikan untuk sekolah yang sudah ada bukan yang rusak karena gempa. Jadi, kita ajukan dulu ke pusat atau menggeser anggaran yang ada. Kami sedang menginventarisasi kebutuhan anggaranya berapa. Ini masih dihitung," kata Aher, Selasa (19/12/2017).
Menurut Aher, Pemprov segera memperbaiki puluhan sekolah yang rusak akibat gempa yang mengguncang wilayah Jabar selatan beberapa waktu lalu. "Kami akan usahakan untuk segera memperbaiki semua sekolah yang rusak. Tapi, kalau dialokasikan di 2018 pembahasannya sudah lewat. Makanya, kemungkinan kami mencari dana dari pusat," ujar Aher.
Sebelumnya, gempa Tasikmalaya yang terjadi pada Jumat, 15 Desember 2017 malam merusak berbagai fasilitas umum di Jabar termasuk sekitar 40an bangunan sekolah.