Penyelidikan Kebakaran Kilang Balongan Indramayu, Polda Jabar Tunggu Pendinginan
"Dugaan awal ini akan didalami oleh penyidik. Diinformasikan ke kami ada dugaan sementara terjadinya ledakan atau kebakaran di kilang minyak Balongan Indramayu ini karena ada pipa yang bocor, ada kebocoran pipa," tutur Kabid Humas.
Namun, ucap Kombes Pol Erdi, untuk memastikan semua itu, nanti akan dilakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam guna mengungkap sebab musabab ledakan dan kebakaran. "Tunggu saja saat penyelidikan secara maksimal," ucap Kombes Pol Erdi.
Saat ini, ucap Kabid Humas Polda Jabar, tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri telah berada di Indramayu. "Sudah di Indramayu, baik itu dari Puslabfor, forensik Polres, maupun Polda Jabar. Tinggal menunggu kapan bisa dilakukan olah TKP," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut tidak ada aktivitas sambaran petir di areal kilang minyak Pertamina Balongan. Kesimpulan ini didapat dari hasil monitoring dengan alat lighting detector.
Kebakaran pada kilang minyak Pertamina Balongan di Kabupaten Indramayu pada Senin (29/3/2021) pukul 04.45 WIB disebut tak terkait sambaran petir.
Kerapatan petir berkumpul pada bagian barat kilang minyak Balongan sejauh kurang lebih 77 kilometer. Yaitu di sekitar Kabupaten Subang dengan klasifikasi sedang-tinggi.
Berdasarkan alat monitoring lightining detector yang berlokasi di BMKG Jakarta dan BMKG Bandung, dari pukul 00.00 - 02.00 WIB, tidak terdeteksi adanya aktivitas sambaran petir di areal kilang minyak Balongan, Kabupaten Indramayu.
Editor: Agus Warsudi