Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Temukan Tumpukan Celana Dalam Wanita di Gudang Kosong, Diduga untuk Fantasi Seks
Advertisement . Scroll to see content

Pencurian Celana Dalam Wanita Marak di Kampung Tespong Sukabumi, Warga Resah

Selasa, 04 Juli 2023 - 16:24:00 WIB
Pencurian Celana Dalam Wanita Marak di Kampung Tespong Sukabumi, Warga Resah
Warga Kampung Tespong, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, sering kehilangan celana dalam. Kasus itu membuat warga resah. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Warga Kampung Tespong, Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, resah menyusul banyak kehilangan celana dalam (CD) wanita ketika sedang dijemur. Bahkan salah satu warga harus kehilangan barang pribadinya itu hingga selusin.

Tidak hanya CD, warga yang mayoritas remaja dan mamah muda juga sering kehilangan bra. Selain itu, mereka merasa diteror karena sering diintip saat sedang mandi atau tidur. Mereka selalu ketakutan saat menjelang waktu Subuh datang.

Salah satu warga, Oki Olvi (29) mencurahkan kekesalanku di group media sosial Facebook, sehingga menjadi viral dan mendapat berbagai reaksi dari netizen. Dia yang memasang CCTV untuk merekam aksi pelaku, namun nahas malahan CCTV-nya diambil orang.

"Jadi kalau mau diceritain mah, seluruh (warga kampung) Tespong sudah tau (pelakunya). Makanya kemarin saya pasang CCTV biar ada bukti. Kalau (pelaku) yang kemarin mah anak ormas. Bapaknya juga sudah terkenal (sering mencuri CD) dari saya kecil juga dia sudah kaya gitu," ujar Oki kepada iNews.id, Selasa (4/7/2023).

Lebih lanjut Oki menerangkan, pelaku pernah tepergok oleh tetangga ketika sedang mengintip. Karena merasa perbuatannya sudah keterlaluan, suami dari perempuan yang diintipnya tersebut, mendatangi pelaku dan mengajak berkelahi.

"Namun karena beralasan sedang ada masalah rumah tangga dan alasannya bukan mengintip tetapi bersembunyi di rumah tersebut. Akhirnya permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan. Warga pun sudah banyak yang melaporkan ke Ketua RT/RW, namun karena tidak ada bukti, jadi laporannya tidak ditindaklanjuti," ujar Oki.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut