Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota NII KW 9 dan 7 Diduga Masih Ada di Ponpes Al Zaytun Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

Penanganan Combatan ISIS, Ini Kata Dosen Unpad Bandung

Jumat, 13 Oktober 2023 - 09:56:00 WIB
Penanganan Combatan ISIS, Ini Kata Dosen Unpad Bandung
Indonesia mempunyai cara berbeda dalam penanganan combatan ISIS yang berbeda dengan negara lain. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Dosen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Arfin Sudirman menilai, Indonesia mempunyai cara berbeda dalam menangani combatan ISIS

Saat pembicara pada diskusi Hard Talk dengan tema “Memahami Proses Sekuritisasi Terorisme di Indonesia: Antara Pencegahan, Perang, dan Penegakkan Hukum”, Arfin sendiri telah melakukan riset mengenai terorisme. 

Berkolaborasi dengan peneliti nasional, Arfin berfokus pada dampak kekalahan ISIS pada 2018 lalu terhadap Indonesia. Hal menarik yang ditemukan adalah ada perbedaan penanganan ex-combatan ISIS asal Indonesia oleh pemerintah.

Menurut Arfin,  jika negara lain mencabut status kewarganegaraan warganya yang masuk ke ISIS, maka Indonesia tidak demikian. Alasan pertama, Indonesia tidak pernah mengakui ISIS sebagai negara berdaulat. Hal ini menjadikan para eks-pejuang dari status kewarganegaraannya tetap melekat dan berhak mendapatkan perlindungan sebagai warga negara.

“Indonesia secara hukum dan legalitas (menilai) ISIS bukan negara berdaulat. Selain itu, amanat UUD 1945 secara konstitusi WNI itu dilindungi di manapun dia berada selama dia melekat sebagai WNI,” kata Arfin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut