Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perajin Tahu Tempe Disubsidi Kedelai, Kadisdagin Kota Bandung: Tak Perlu Mogok
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Garut Gelontorkan Rp750 Juta untuk Subsidi Kedelai Selama 2 Bulan

Kamis, 17 November 2022 - 08:55:00 WIB
Pemkab Garut Gelontorkan Rp750 Juta untuk Subsidi Kedelai Selama 2 Bulan
Sejumlah wanita mengerjakan proses pembuatan tahu di Kampung Suci, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Garut menganggarkan Rp750 juta untuk subsidi kacang kedelai impor. Berdasarkan hasil penghitungan, anggaran ratusan juta itu akan digunakan untuk subsidi selama dua bulan, yaitu November dan Desember 2022.

"Disperindag sudah hitung, maksimal segitu (Rp750 juta) untuk dua bulan. Kalau harganya bagus justru bisa turun nilai subsidinya," kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, pada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (17/11/2022). 

Helmi menjelaskan subsidi tersebut diberikan untuk meringankan beban para perajin tempe dan tahu dalam menghadapi kenaikan harga kacang kedelai impor saat ini. Dia berharap harga kedelai yang menjadi bahan baku utama tempe dan tahu itu kembali normal di 2023 mendatang. 

"Sistemnya gimana itu dinas teknis lebih memahami, cuma nanti produk yang ke Garut dilihat jumlahnya, disesuaikan, apa harganya atau hal lainnya. Mudah-mudahan di Januari 2023 ke sana harga bisa kembali ke semula," ujarnya. 

Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM telah berkoordinasi dengan Perum Bulog dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya harga kacang kedelai. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut Nia Gania Karyana, menjelaskan pemerintah daerah akan memberikan subsidi harga melalui operasi pasar. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut