Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, LPSK Kabulkan Tersangka Danu Jadi Justice Collaborator
Diberitakan sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jabar menggelar rekonstruksi pembunuhan Tuti Suharti (55) dan Amalia Mustika Ratu atau Amel (23) di Jalancagak, Subang pada Rabu (22/11/2023) sejak pukul 09.30 selesai pukul 13.30 WIB. Tersangka Danu dan Yosef Hidayah memeragakan 95 adegan. Dari rekonstruksi terungkap motif tersangka Yosep Hidayah menghabisi nyawa istri dan anaknya karena uang Rp30 juta.
Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengatakan, Yosef Hidayah datang ke rumah Tuti Suhartini untuk meminta uang Rp30 juta yang disimpan di kamar Amalia Mustika Ratu. Namun, korban Tuti menolak memberikan uang Yayasan Bina Prestasi Nasional tersebut hingga terjadi percekcokan.
"Sudah tergambar dari mulai Yosep-Danu bertemu di tempat makan pecel lele. Jadi memang Yosef Hidayah meminta Danu untuk membantu hanya membantu permintaannya," kata Dirreskrimum Polda Jabar, Rabu (22/11/2023).
Sementara itu, Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef Hidayah mengatakan, kliennya membantah membunuh korban dan semua keterangan yang disampaikan Danu.
Yosef bersedia mengikuti rekonstruksi hanya untuk mengetahui cerita Danu. "Terbukti Yosef memeragakan adegan rekonstrukdi bukan atas inisiatif sendiri tapi mengikuti arahan Danu dan penyidik," kata Rohman Hidayah.
Diketahui, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar menetapkan lima tersangka kasus pembunuhan Tuti dan Amel, yakni, Yosef Hidayah suami dan ayah korban, M Ramdanu keponakan korban Tuti, Mimin istri kedua Yosef, Arighi, dan Abi anak tiri Yosef Hidayah.
Editor: Agus Warsudi