Pembangunan Menara Kujang Sapasang Dikritik, Warga Sumedang: Jangan Ganggu Kami
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) DPC Sumedang Iyan Sofyan Hady pun menyambut baik dan memberikan apresiasi atas prakarsa pembangunan lanmark unik pariwisata di Kabupaten Sumedang itu.
"Sumedang membutuhkan destinasi wisata yang berbeda. Menara Kujang Sapasang ini sangat unik dan menarik. Pengunjung datang untuk happy, selfie, kuliner, belanja dan bawa oleh-oleh," kata Iyan.
Diketahui, Menara Kujang Sapasang yang bakal dibangun bak patung Liberty di kawasan Waduk Jatigede tersebut diyakini bakal menjadi ikon kebanggaan warga Jawa Barat, khususnya Sumedang dan masyarakat Jatigede.
Landmark pariwisata yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil tersebut sudah direncanakan sejak jauh hari sebelum pandemi melanda. Konsep landmark pariwisata Jatigede menggabungkan aspek religi melalui masjid, budaya melalui menara kujang, serta sentuhan teknologi informasi melalui kehadiran museum Jatigede.
Saat ini, proyek senilai Rp100 miliar yang dananya berasal dari bantuan keuangan Pemda Provinsi Jabar sedang memasuki tahap lelang dan akan mulai dibangun Juni 2021. Selain memberikan ide, Gubernur Jabar Ridwan Kamil merancang menara kujang dan masjid tersebut.