Pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Jokowi Bilang Begini
"Sekarang sudah dibangun kawasan industri hijau Kalimantan Utara seluar 16.00 hektare. Ini menjadi sebuah gerbang Indonesia baru menjadi sebuah negara global dunia. Pintu gerbangnya di sini," sambung Jokowi menegaskan.
Adapun transformasi ekonomi digital, Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia pun memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang teknologi digital. Terlebih, kata Jokowi, pasar teknologi digital di Indonesia tumbuh sangat pesat jika dibandingkan negara-negara lain di Asean.
"Kita prediksi, 2025 nanti, potensinya (pasar teknologi digital) sekitar 146 miliar USD atau Rp2.100 triliun. Indonesia pun memberikan kontribusi signifikan hingga 40 persen di Asia Tenggara. Kita punya 8 unicorn satu decacron di Asia Tenggara," katanya seraya mengatakan bahwa Indonesia akan terus mengembangkan teknologi digital, mulai dengan peluncuran satelit, pembangunan BTS, hingga jaringan 5G.
Meski begitu, Jokowi menekankan, dalam transformasi besar-besaran di Indonesia, hal paling penting adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Tanpa SDM yang mumpuni, dia khawatir SDM Indonesia tak mampu melompat untuk mengoptimalkan besarnya potensi ekonomi digital di Indonesia.
"Makanya, saya minta pendidikan tinggi mengembangkan talenta mahasiswanya. Jangan perbanyak program studi di fakultas, berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar ke siapa saja, di mana saja karena kita harus menciptakan SDM yang unggul," kata Jokowi.
Diketahui, kehadiran Jokowi di Kampus Hnyar dalam rangka Dies Natalis ke-67 Unpar. Selain memberikan kuliah umum, Jokowi juga menyaksikan penyerahan beasiswa secara simbolis dan meresmikan Gedung PPAG Unpar.
Editor: Asep Supiandi