Pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Jokowi Bilang Begini
"Jadi sekali lagi, ibu kota negara baru bukan sekedar kota berisi kantor pemerintahan, tapi kita ingin membuat new smart metropolis yang mampu menjadi magnet global dan pusat inovasi," lanjut Jokowi menegaskan.
Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, dalam transformasi ekonomi, Indonesia berupaya menggenjot pendapatan, baik dari pajak maupun nonpajak, termasuk meningkatkan lapangan pekerjaaan melalui kebijakan pelarangan ekspor bahan mentah atau low material.
"Oleh karenanya, sejak 2020, (ekspor) bahan mentah kita stop. Harus diproduksi di negara kita, baik barang jadi maupun barang setengah jadi," katanya.
Jokowi melanjutkan, melalui transformasi green economy, Indonesia pun terus berupaya meningkatkan produk-produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah yang tinggi yang didukung oleh ekosistem ramah lingkungan. Dia menilai, Indonesia memiliki modal yang sangat besar dalam transformasi green economy.
"Kita sebenarnya memiliki kekuatan di sini, modal kita besar karena energi baru terbarukan yang kini miliki, mulai sungai, arus bawah laut, angin, hingga geothermal (panas bumi)," katanya.