Pemakaman Kang Pipit Penuh Haru, Sahabat: Selamat Jalan, Allah Lebih Sayang Beliau
"Kita di Preman Pensiun memang suka dibikin kesal, jengkel, ragu, tapi itulah lucunya seorang Kang Pipit. Semua dimainkan dengan optimal, sehingga kita bisa bermain klop, bermain dengan alur yang baik dan itu memang yang dinantikan masyarakat," tutur Kang Murad.
Kang Murad pun sangat bersyukur karena banyak sekali keluarga, tetangga, rekan, dan seluruh sahabat Kang Pipit di sinetron Preman Pensiun yang hadir dalam pemakaman Mang Icha, sapaan akrab Kang Pipit
"Selamat jalan, semoga arwahnya diterima Allah SWT dengan segala kebaikannya. Luar biasa buat Mang Icha, semua rekan, sahabat, hadir semua di pemakaman ini," katanya.
Sahabat lainnya di sinetron Preman Pensiun, Nining Yuningsih alias Ceu Edoh pun mengaku sangat kehilangan Kang Pipit. Baginya, almarhum bukan sekadar sahabat, melainkan kakak yang penuh teladan.
"Kakak sangat baik, kita memang tidak pernah bertemu dalam satu frame di sinetron, tapi saya sering ada manggung bareng, ada off air bareng, bahkan ada beberapa event kita terus jalan beberapa waktu. Di situ saya tahu dia orang baik," tutur Ceu Edoh terbata-bata.